Search here

25 Mei 2019

Perbedaan Ta’aruf dengan Pacaran

Education and Knowledge Update
What is the difference between Ta'aruf and Dating?

Abah Opar : Perbedaan Ta’aruf dengan Pacaran

Apa perbedaan Ta'aruf dengan Pacaran? 

Sahabatku berikut ini Abah Opar akan menyampaikan sekelumit tentang perbedaan Ta'aruf dengan Pacaran semoga menjadi pencerahan untuk kita. 

Ta’aruf adalah hubungan yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab sebagai proses pengenalan yang disertai adanya  keseriusan  untuk  segera  menikah  dalam  jangka waktu yang telah disepakati. 

Pacaran adalah hubungan yang dilakukan sebagai proses pengenalan bisa dimulai kapan saja, bahkan sejak belum balig, dan mengahirinya pun bisa kapan saja. Tidak ada pembicaraan serius tentang pernikahan sejak awal-awal pacaran.

Pacaran menurut perlakuan khusus antara dia dngan kekasihnya. Sang pacar tidak akan merasa istimewa bila ia diperlakukan sama saja dengan orang lain selain dirinya. Ia akan menuntut lebih, keluar rumah berdua saja, makan berdua saja, atau melakukan aktifitas apapun berdua saja. Hal ini sangat jauh berbeda dengan konsep ukhuwah islamiah yang kita kenal. Sesama  muslim  adalah  bersaudara.  Ukhuwah  membingkai  hubungan laki-laki dan perempuan dengan aturan syari, tak mengistimewakan satu dan yang lainnya, apalagi secara berlebihan.

Ta’aruf menjaga  diri  dari  fitnah  karena  adanya  pendamping. Sedangkan pacaran tidak ada pihak yang mendampingi, sehingga mudah terjadi fitnah atau yang sering disebut dengan hamil sebelum pernikahan. Sudah jelas dalam pandangan Islam pacaran adalah bagian dari aktifitas maksiat.

Ta’aruf    (perkenalan) yang  dianjurkan  dalam  Islam  tentu  harus berbeda  dalam  koridor  syariat.  Tapi  zaman  sekarang,  entah  karena sengaja atau tidak tahu, banyak yang menggunakan kata ta’aruf  untuk menggantikan kata pacaran, padahal ta’aruf dan pacaran itu berbeda. Adapun perbedaan ta’aruf dan pacaran adalah sebagai berikut:

1) Ta’aruf memprioritaskan  hubungan  transendental,  dalam  agama islam, ta’aruf merupakan perbuatan mulia karena menjaga kesucian diri dari hal-hal yang dilarang agama. Pacaran adalah salah satu perbuatan yang mendekati zina dan itu dilarang dalam agama islam.

2) Tujuan  Ta’aruf sudah  jelas  untuk  menikah,  Sedangkan  tujuan perilaku berpacaran variatif.

3) Jangka waktu ta’aruf maksimal tiga bulan. Kalaupun lebih dari itu, biasanya sudah bukan  ta’aruf lagi, melainkan sedang mempersiapkan    pernikahan.    Berbeda    dengan    pacaran    yang cenderung satu tahun lebih.

4) Orang yang sudah berani untuk ta’aruf, berarti mentalnya sudah lebih siap untuk menikah karena memang tujuan awalnya adalah menikah. Orang pacaran belum tentu sudah siap menikah karena tujuan dari pacaran tidak selalu untuk menikah.

5) Berlama-lama   menjalin   hubungan   dengan   lawan   jenis   akan mengotori hati. Padahal belum tentu akan menikah. Berbeda dengan ta’aruf yang jangka waktunya hanya sebentar.

6) Dalam proses menjalankan ta’aruf, dilarang berbohong dan wajib jujur, menceritakan diri pelaku ta’aruf apa adanya. Berbeda dengan pacaran, yang cenderung menonjolkan kebaikan-kebaikan masing- masing selama berpacaran.

7) Ta’aruf menggunakan perantara dalam proses pelaksanaanya dan mempunyai beberapa kreteria khusus.  Hal ini dikarenakan islam melarang  beduaan  dengan  selain  mahrom   (khalwat)  sehingga adanya perantara membolehkan terjadinya interaksi sosial tersebut. Berikut  adalah  Hadits  tentang  dilarangnya   khalwat  (berduaan dengan selain mahrom).

“Janganlah seorang laki-laki berkhalwat dengan seorang wanita bukan  mahramnya,  dan  janganlah  seorang  wanita  bepergian kecuali bersama mahramnya. (HR. Bukhari Muslim).”


Oleh karena itu janganlah menjadikan istilah ta’aruf untuk berlindung dari kejahiliahan, seks bebas dan pacaran, apalagi bila seseorang sudah mengerti Agama. Dosa yang dilakukan karena pacaran tidak mungkin terluput dari catatan malaikat dan penglihatan Allah Swt. Setelah mengenal Perbedaan Ta’aruf dengan Pacaran semestinya sekarang kita lebih menekankan mana yang akan dipilih dalam proses pengenalan diri dengan lawan jenis kita supaya ada dalam kebaikan.

Related Post: 

Abah Opar : Perbedaan Ta’aruf dengan Pacaran

Pageviews Artcle

Rekomendasi Unuk Anda Baca

9 Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal-Jama'ah

Education and Knowledge Update   Apa Saja Yang Termasuk 9 Prinsip Aqidah Ahlus Sunnah Wal-Jama'ah itu ? Sahabatku beriku...

Comments
Comments